Ini Bahaya Krim Pemutih yang Menawarkan Hasil Instan

Gresya

Saat ini banyak produk pencerah kulit yang sedang menyita perhatian masyarakat karena memberikan hasil instan dengan harga yang cukup murah. Namun, sebagian besar produk tersebut tidak memiliki persetujuan resmi dari BPOM.

Padahal, produk pencerah kulit yang tidak mendapat persetujuan BPOM pasti mengandung merkuri karena banyak orang awam yang percaya bahwa perawatan pencerah kulit palsu bisa memutihkan lebih cepat daripada produk yang mendapat persetujuan BPOM, bahkan hanya dalam waktu dua hari.

Pada dasarnya merkuri yang dikandungnya memiliki efek “memutihkan” yang dapat mencerahkan kulit dengan sangat cepat. Selain efek langsungnya, ternyata penggunaan produk berbahan dasar merkuri banyak menimbulkan bahaya bagi tubuh.

Merkuri yang digunakan pada kulit dapat terserap ke dalam aliran darah dan menyebabkan berbagai penyakit berbahaya seperti kerusakan hati, kerusakan ginjal, dan kanker kulit. Menghentikan penggunaan produk merkuri ini dalam jangka panjang dapat menimbulkan efek langsung pada wajah seperti wajah pucat, banyak jerawat, kemerahan, komedo dan kerusakan wajah yang parah.

Jadi sebenarnya perawatan pemutihan tanpa BPOM pada awalnya memberikan rasa nyaman pada kulit dan warna putih pucat, zat yang terkandung di dalamnya dapat merusak sel kulit yang efeknya baru terlihat setelah menghentikan produk dalam waktu lama.

BACA  Panduan Membeli Kaki Palsu yang Memiliki Kualitas Tinggi

Daripada Anda memilih krim abal abal untuk perawatan wajah Anda, akan lebih baik jika Anda mencoba cara alami terlebih dahulu. Seperti tips yang diberikan oleh SinauNews di laman websitenya tentang cara memutihkan wajah secara alami.

Jika Anda khawatir menemukan produk perawatan kulit dengan bahan berbahaya seperti yang diuraikan di atas, beberapa karakteristik yang dapat langsung Anda temukan tanpa perlu pengujian laboratorium. Biasanya skin care dengan bahan berbahaya memiliki tekstur yang sangat aneh (untuk jenis krim), yaitu tekstur krimnya sangat lengket seperti lem, namun kasar.

Saat disentuh, Krim bisa diangkat dengan jari hingga cukup tinggi karena lengket. Jika dibiarkan cukup lama, minyak dalam produk juga akan terpisah dari bagian padat. Anda juga dapat mencoba mengoleskannya ke tangan Anda. Setelah aplikasi coba rekatkan selembar tisu di atas produk yang diaplikasikan. Tisu akan melekat karena produk terlalu lengket dan teksturnya sangat berbeda dari krim yang umumnya tidak berbahaya.

Lantas bagaimana dengan produk perawatan kulit cair yang juga mengandung bahan berbahaya seperti hidroquinon? Produk cair itu sendiri biasanya berwarna kuning dan berubah menjadi coklat tua saat teroksidasi. Jika dioleskan pada wajah akan membuat wajah menjadi merah dan gatal.

BACA  Tips dan Trik Melakukan Pemutihan Gigi Secara Efektif

Seiring waktu, kulit Anda menjadi lebih tipis, kerutan muncul lebih cepat dan secara bertahap berubah dari putih pucat menjadi abu-abu. Jangan biarkan kulit Anda rusak seperti ini.

Also Read

Tags